KMeme KMeme
KMeme Tren
2025

두바이 쫀득쿠키

Kukis Kenyal Dubai
Dubai Jjondeuk Kuki
0
0

Asal

Periode Popularitas

Dubai Jjondeok Cookie mulai menjadi perbincangan di industri makanan penutup sejak pertengahan tahun 2025, dan mulai populer secara masif melalui berbagai platform SNS dan YouTube sejak Desember di tahun yang sama. Pada awal tahun 2026, popularitasnya menyebar luas hingga menjadi fenomena besar di seluruh masyarakat Korea Selatan. Namun, mulai pertengahan Februari 2026, popularitasnya mulai mereda secara signifikan.

Makna

Dubai Jjondeok Cookie adalah hidangan penutup fusion Korea Selatan yang dibuat dengan menggunakan mi tipis Timur Tengah bernama kadaif dan selai pistachio sebagai isian, kemudian dibungkus dengan adonan marshmallow. Makanan ini juga dikenal dengan singkatan 'Dujjonku', dan di luar negeri dikenal sebagai 'Dubai Chewy Cookie' atau 'Dujjonku'. Alasan nama 'Dubai' disematkan adalah karena penggunaan selai pistachio dan kadaif yang juga digunakan dalam cokelat Dubai sebagai isiannya. Namun, sebenarnya ini adalah hidangan penutup yang dilokalkan dan dibuat di Korea. Berbeda dengan namanya 'Jjondeok Cookie' (Kue Kenyal), ciri khasnya adalah tidak menggunakan adonan tepung terigu seperti kue pada umumnya, melainkan membungkus isian dengan adonan marshmallow. Teksturnya yang kenyal di luar dan renyah di dalam sangat menarik, dan dinilai memiliki rasa gurih yang harmonis.

Pengucapan

Untuk penutur bahasa Indonesia, "두바이 쫀득쿠키" dapat diucapkan sebagai berikut:

  • Du-bai: Diucapkan seperti "Du-bai" dalam bahasa Indonesia.
  • Jjon-deok: "Jjon" diucapkan dengan huruf 'j' yang sedikit ditekan, diikuti vokal 'o' seperti pada kata 'bone' (Inggris) dan diakhiri 'n'. "Deok" diucapkan dengan vokal 'eo' seperti pada kata 'butter' (Inggris) dan diakhiri 'k' yang tidak dilepaskan.
  • Ku-ki: Diucapkan seperti "Ku-ki" dalam bahasa Indonesia.

Target Konsumen

Popularitas Dubai Jjondeok Cookie sebagian besar menyebar melalui SNS dan YouTube, dan mendapatkan popularitas besar di kalangan anak muda setelah idola K-Pop atau influencer mengunggah foto verifikasi. Mengingat meme seperti 'Putus karena Dujjonku' atau 'Cara Mengecek Status Pacar' menyebar luas terutama di komunitas wanita, kelompok wanita berusia akhir belasan hingga awal tiga puluhan tampaknya menjadi salah satu target konsumen utama. Selain itu, keinginan untuk merasakan kelangkaan dan tren makanan penutup juga mendorong konsumsi secara keseluruhan, sehingga makanan ini juga dikonsumsi secara luas di semua kelompok usia.

Contoh Penggunaan

Dubai Jjondeok Cookie dikonsumsi dan dimanfaatkan dalam berbagai cara:

  • Media Massa: Muncul atau disebutkan dalam berbagai game dan konten siaran seperti 'Cat Snack Bar', 'I Live Alone', 'MapleStory', 'Red Underpants Yako', 'I Love Coffee', 'Beast Friends', dan 'Cookie Run Series'.
  • Meme: Tantangan lagu AI 'Siapa yang mau membelikanku Dubai Jjondeok Cookie' menjadi viral di platform video pendek, dan emoji falafel (🧆), makanan Timur Tengah, juga digunakan di SNS untuk merujuk pada Dubai Jjondeok Cookie karena kemiripannya.
  • Fenomena Sosial: Kisah 'Putus karena Dujjonku' yang membahas konflik antar pasangan menyebar di internet, atau pertanyaan 'Apakah kamu sudah mencoba Dujjonku?' digunakan sebagai cara untuk mengetahui apakah seseorang yang disukai sudah memiliki pasangan.
  • DIY: Tindakan membuat Dubai Jjondeok Cookie sendiri di rumah disebut 'Dujjonku Kimjang' (membuat kimchi Dujjonku), dan budaya berbagi resep pun terbentuk.
  • Produk Turunan: Berbagai menu variasi muncul, seperti 'Dujjonku Gimbap' yang panjang seperti roll cake, 'Dujjonku Tongdaechang' yang lebih besar dan gemuk, bahkan 'Dubai Jjondeok Cookie Sushi' yang dibuat dalam bentuk sushi. Selain itu, ada juga variasi yang menggunakan kacang alternatif seperti 'Ajjonku' yang menggunakan almond sebagai pengganti pistachio.

Peringatan Penggunaan

Meskipun Dubai Jjondeok Cookie sangat populer, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Masalah Kebersihan: Metode pembuatannya yang relatif sederhana menyebabkan penyebarannya ke berbagai jenis usaha, namun laporan pelanggaran undang-undang kebersihan makanan terus berdatangan, dan ada kontroversi mengenai operasi tanpa izin serta lingkungan produksi yang tidak higienis. Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan juga telah mengumumkan inspeksi kebersihan dan penindakan terhadap usaha terkait.
  • Kontroversi Kualitas: Beberapa penjual menggunakan mi instan sebagai pengganti kadaif atau kacang lain sebagai pengganti pistachio tanpa memberitahukan bahan baku secara jelas, sehingga menipu konsumen. Tindakan ini juga disebut-sebut berpotensi memenuhi unsur tindak pidana penipuan.
  • Masalah Kesehatan: Dubai Jjondeok Cookie adalah makanan penutup berkalori tinggi dengan kandungan gula dan lemak jenuh yang tinggi. Oleh karena itu, para ahli memperingatkan bahwa konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit kardiovaskular, hati berlemak, dan sindrom metabolik. Disarankan untuk menghindari konsumsi saat perut kosong atau segera setelah makan, membaginya menjadi beberapa porsi daripada makan sekaligus, dan mengonsumsinya dengan air atau teh tanpa gula.
  • Alergi dan Kerusakan Gigi: Mengandung alergen seperti gandum, susu, dan kacang-kacangan, sehingga perlu diperhatikan saat mengonsumsinya. Kulit kacang atau kadaif yang mengeras dan tercampur dapat menyebabkan kerusakan gigi.
  • Pertimbangan Agama: Sebagian besar marshmallow yang beredar di Korea menggunakan gelatin yang diekstrak dari daging babi sebagai bahan utama. Oleh karena itu, produk yang tidak memiliki sertifikasi halal sulit dikonsumsi oleh umat Muslim sesuai dengan ajaran agama Islam.
Komentar teratas
0

Belum ada komentar.

Ingin lebih banyak fitur?

Instal aplikasi KMeme dan nikmati kuis, suka meme, komentar dan lainnya!

Unduh di App Store Unduh di Google Play